21 Feb 2009
Ada Apa Dengan Kejawen ? 3
Pun saling bernegosiasi memperjuangkan kepentingan masing
hasilnya? Lahirlah budaya sesaji untuk tolak bala,atau dalam istilah alam ghaib manusia telah mengirim upeti. sebagai imbalannya makhluk ghaib pun tidak akan mengganggu ketentraman hidup manusia.
Bila proses pemberian sesaji ini berlangsung terus,terjadilah ketergantungan yang sebenarnya saling mengancam. Apa jadinya bila manusia yang biasa memberi sesaji,suatu saat tidak memberi sesaji?
dalam sugesti mereka tertanam pemahaman bahwa membatalkan sesaji berarti membuka pintu kemarahan mereka. Sehingga kalau terjadi bencana setelah pembatalan sesaji dianggap ada kaitannya dengan kemarahan penghuni alam ghaib. Di sinilah kemudian terjadi ketidakselarasan dalam kehidupan makrokosmos dan mikrokosmos. Benarkah pemahaman seperti ini?
Kalau ditinjau dari akidah syariah islam yang sebenarnya,jelas bahwa pandangan kejawen sangat keliru,apalagi bila dikaitkan ..
(bersambung)
Baca Juga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar